Tampilkan postingan dengan label Komputer dan Jaringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komputer dan Jaringan. Tampilkan semua postingan

Mempersiapkan Kabel UTP untuk Penghubungan pada LAN

on Senin, 26 Agustus 2013

Mempersiapkan Kabel UTP untuk Penghubungan pada LAN
Halo sobat, posting lalu saya membahas Cara Membuat Jaringan LAN dengan Topologi Star. Nah, sebelum membuat jaringan komputer jenis LAN, tentunya kita memerlukan kabel untuk menghubungkan antar perangkat komputer dan perangkat lainya. Kabel untuk menghubungkan jaringan jenis LAN ini disebut kabel UTP yang setiap ujungnya diberi konektor RJ-45. Kali ini saya akan membahas aturan pembuatan kabel LAN dalam artikel Mempersiapkan Kabel UTP untuk Penghubungan pada LAN.
Berikut adalah alat dan bahan yang perlu dipersiapkan dalam pembuatan Kabel LAN.

Kabel UTP
Kabel UTP

Konektor RJ-45
Konektor RJ-45

Crimping Tools
Crimping Tools

LAN Tester
LAN Tester

1. Dalam memulai pembuatan kabel untuk sambungan pada LAN, pertama persiapkan kabel UTP dengan panjang jangan melebihi 100 meter. Karena jika lebih, maka sharing data atau sumber daya akan menjadi lambat.
2. Dengan menggunakan crimping tools, kupas kulit kabel pada kedua ujungnya. Panjang kulit kabel yang dikupas jangan melebihi bagian penguat kabel UTP dengan konektor RJ-45, hal ini agar kabel UTP dan konektor dapat terkunci dengan kuat. Akan terlihat 8 kabel kecil didalamnya dengan warna yang berbeda, kabel ini tidak perlu dikupas.
3. 8 kabel kecil dengan warna yang berbeda ini perlu dirutkan. Ada 2 jenis pengurutkan kabel UTP, ingat pengurutan dimulai dari kiri.
  • T568A : Hijau-putih, hijau, jingga-putih, biru, biru-putih, jingga, coklat-putih, coklat.
  • T568B : Jingga-putih, jingga, hijau-putih, biru, biru-putih, hijau, coklat-putih, coklat.
2 jenis pengurutkan kabel UTP
4. Setelah dirutkan, ratakan kedelapan kebel ini dengan cara memotongnya menggunakan crimping Tools.

Memotong Kabel UTP
Memotong Kabel UTP

Hasil Pemotongan kabel UTP
Hasil Pemotongan kabel UTP

4. Setelah pengurutan kabel selesai dan telah diratakan, masukan kabel pada konektor RJ-45. Posisi konektor yang terdapat tuas pengunci harus berada dibawah, dan bagian tembaga berada diatas. Kencangkan menggunakan crimping tools agar kabel dan  konektor terkunci dengan kuat.

Penghubungan Kabel dengan konektor
Penghubungan Kabel dengan konektor

Pengencangan Kabel dan konektor menggunakan crimping tools
Pengencangan Kabel dan konektor menggunakan crimping tools

5. Tentukanlah jenis kabel UTP (berdasarkan ujung-ujungnya). Ada dua jenis kabel UTP berdasarkan ujung-ujungnya:
  • Straight Through, yaitu kabel UTP untuk menghubungkan dua perangkat yang berbeda. Contohnya menghubungkan komputer dengan Switch. Ujung kabel ini terdiri dari pengurutan T568B ke pengurutan T568B.
    Straight Trough
    • Cross Over, yaitu kabel UTP untuk menghubungkan dua perangkat yang sama. Contohnya menghubungkan switch dengan switch. Ujung kabel ini terdiri dari pengurutan T568B ke pengurutan T568A.
    Cross Over

    6. Jika semuanya telah selesai, ujilah terlebih dahulu kabel UTP yang baru sobat buat dengan LAN Tester. LAN Tester ini terdiri dari dua bagian. Hubungkan ujung kebel pertama dengan bagian LAN Tester pertama, dan hubungkan ujung kebel kedua dengan bagian LAN Tester kedua.
    - Jika lampu pada LAN Tester menyala secara berurutan dari 1 sampai 8, maka jenis pengurutan adalah T568B. 
    - Jika lampu LAN tester menyala dari 3, 6, 1, 4, 5, 2, 7, 8, maka jenis pengurutan adalah T568A. 
    - Jika Lan Tester bagian pertama menunjukan T568B dan yang kedua menunjukan T568B, maka Jenis kabel UTP adalah Straight Through.
    - Jika Lan Tester bagian pertama menunjukan T568B dan yang kedua menunjukan T568A, maka Jenis kabel UTP adalah Cross Over.

    Pengujian LAN Tester

    Membuat Jaringan Local Area Network dengan Topologi Star

    Membuat LAN dengan Topologi Star Untuk Sharing Sumber Daya Komputer
    Oke sobat, kali ini saya akan membuat posting untuk memenuhi salah satu tugas dari sekolah, selain itu lumayan untuk menambah wawasan juga. Posting kali ini saya akan membahas Cara Membuat Jaringan Local Area Network denagn Topologi Star. Karena ini salah satu tugas sekolah, wajar kan sob jika ada kesalahan. Nantinya akan dinilai oleh guru dan akan mengoreksi setiap kesalahan sampai benar. Sehingga InsaAlloh posting ini akan menjadi bermanfaat bagi sobat yang membutuhkan.
    Saya akan menjelaskan pembuatan LAN dengan Topologi Star dari awal sampai akhirnya dapat digunakan.
    >> Dalam Membuat Jaringan Local Area Network dengan Topologi Star, kita harus menyiapkan alat dan bahan, diantaranya:
    1. Beberapa komputer/laptop.
    2. Switch.
    3. Kabel UTP.
    4. Konektor RJ-45
    5. Crimping Tools.
    6. LAN Tester.
    >> Membuat sambungan dengan kabel UTP untuk penghubungan antar PC dan perangkat lainya.
    • Persiapkan kabel UTP dengan panjang jangan lebih dari 100m, karena jika lebih maka dalam sharing data atau sumber daya akan menjadi lamabat. Jika memang jarak antar perangkat terlalu jauh, maka memerlukan switch atau bisa juga repeater untuk menyambungkan kabel UTP setiap panjangnya mencapai 100m.
    • Kupas 2 ujung kabel UTP bagian luar, namun jangan mengupas kabel bagian dalam. Terdapat 8 kabel di dalamnya dengan warna yang berbeda.
    • Delapan kabel ini memiliki warna yang berbeda. Urutkan kabel-kabel ini dimulai dari kiri dengan serapih mungkin.
    Ada dua jenis pengurutan kabel, yaitu:
    a. Tipe T568-A : hijau+putih, hijau, jingga+putih, biru, biru+putih, jingga, coklat+putih, coklat.
    b. Tipe T568-B : jingga+putih, jingga, hijau+putih, biru, biru+putih, hijau, coklat+putih, coklat.


    Dan ada dua jenis jalur penyambungan (tipe pengurutan kabel pada ujung 1 dan ujung lainya), yaitu:
    a. Straight Trought : T568-B ke T568-B.
    b. Cross Over : T568-B ke T568-A.
    • Ratakan panjang kedelapan kabel yang telah diurutkan dengan cara memotongnya. Dalam memotong kabel kita bisa gunakan Crimping Tools.
    • Setelah selesai menentukan urutan kabel dan jalur penyambungan, masukan kabel UTP pada konektor RJ-45. Posisi konektor RJ-45, bagian centelan yang menjadi pengunci antara konektor dan port berada di bawah. Untuk mengencangkan konektor dan kabel, kuatkan menggunakan Crimping Tools.
    • Buatlah kabel UTP dengan jenis jalur penyambungan Straight Trough dan Cross Over sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan. Uji koneksi kabel UTP denga LAN Tester.
    LAN Tester

    Untuk lebih jelasnya, silakan kunjungi halaman Cara mempersiapkan Kabel UTP/LAN

    >> Menghubungkan antar komputer dan perangkat lainya.
    Karena tugas dari sekolah, saya akan mencontohkan penghubungan jaringan dengan menggunakan Topologi Star, sumber daya yang akan dibagikan adalah printer, menggunakan dua buah switch (24 port/switch), satu server dan 28 client. Jadi saya membutuhkan 29 kabel UTP jenis Straiht Trough dan 1 kabel UTP jenis Cross Over. Untuk sobat sesuaikan dengan jumlah dan jenis yang dibutuhkan.
    • Sambungkan Printer pada komputer yang akan dijadikan server dengan konektor bawaan printer. Pastikan driver printer telah terinstal dan printer siap dipakai.
    Printer
    • Sambungkan PC Server  dengan switch pertama menggunakan kabel UTP jenis Straight Trough.
    Switch
    • Sambungkan switch pertama dengan switch kedua dengan kabel UTP jenis Cross Over. Jika sobat hanya menggunakan 1 switch bisa langsung disambungkan pada PC client.
    • Sambungkan kedua switch ini dengan 28 PC host/client dengan 28 kabel UTP jenis Straight Trough.
    • Setelah semua terhubung, atur IP Address stiap PC dengan ip address kelas yang sama. Contohnya kita gunakan IP address kelas C. Salah satu caranya (pada windows 7): masuk Control Panel >> Network and Internet >> Network and Sharing Center >> Network Connection (Change Adapter Setting) >> klik kanan - Properties pada Local Area Connection >> Internet Protocol Version 4 (karena yang akan saya gunakan IP V4).
    • Untuk mengatur IP Address-nya bisa seperti ini:
    Perangkat Komputer IP Address Perangkat Komputer IP Adress
    Server 192.168.100.1 Client 15 192.168.100.16
    Client 1 192.168.100.2 Client 16 192.168.100.17
    Client 2 192.168.100.3 Client 17 192.168.100.18
    Client 3 192.168.100.4 Client18 192.168.100.19
    Client 4 192.168.100.5 Client 19 192.168.100.20
    Client 5 192.168.100.6 Client 20 192.168.100.21
    Client 6 192.168.100.7 Client 21 192.168.100.22
    Client 7 192.168.100.8 Client 22 192.168.100.23
    Client 8 192.168.100.9 Clinet 23 192.168.100.24
    Client 9 192.168.100.10 Client 24 192.168.100.25
    Client 10 192.168.100.11 Client 25 192.168.100.26
    Client 11 192.168.100.12 Client 26 192.168.100.27
    Client 12 192.168.100.13 Client 27 192.168.100.28
    Client 13 192.168.100.14 Client 28 192.168.100.29
    Client 14 192.168.100.15 - -

    Topologi Star

    • Cek koneksi di PC Client pada PC Server, caranya dengan melakukan PING dari PC client pada PC Server. Buka Command Prompt dengan Administrator, langsung saja ketikan perintah "ping<spasi>IP Address Server". Contohnya pada jaringan yang sedang kita bahas ini "ping 192.255.255.1", lalu tekan Enter. Jika muncul keterangan "reply from <IP Address Server>" (dalam jaringan yang sedang dibahas "reply from 192.255.255.1"), maka PC client telah terkoneksi pada PC yang menjadi server.
    >> Setelah semua perangkat telah terhubung membentuk sebuah jaringan, kita bisa mulai untuk sharing data,sumber daya dll.

    Membuat Jaringan Local Area Network dengan Topologi Star telah selesai. Kini 28 PC client dapat menggunakan data atau sumber daya dari PC Server.

    -Baca juga Cara Sharing Sumber Daya Printer di Windows 7
     
    © Netter Indonesia All Rights Reserved
    Get smart with the Netter Indonesia